Selasa, 20 Februari 2018

Film Dari Yerusalem

Kingdom of Heaven

 

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kingdom of Heaven
KoHposter.jpg
Sutradara Ridley Scott
Produser Ridley Scott
Penulis William Monahan
Pemeran Orlando Bloom
Eva Green
Liam Neeson
Edward Norton
Jeremy Irons
dan
Marton Csokas
Musik Harry Gregson-William
Sinematografi John Mathieson
Penyunting Dody Dorn
Chisako Yokoyama
(Director's Cut)
Distributor 20th Century Fox
Durasi
143 min.(bioskop)
194 min.(Director's Cut)
Negara Amerika Serikat
Inggris
Spanyol
Jerman
Anggaran $140 juta[1]
Kingdom of Heaven adalah film yang ditulis oleh William Monahan dan disutradarai oleh Ridley Scott. Film ini resmi keluar pada tanggal 6 Mei 2005. Film ini dibintangi oleh Orlando Bloom, Eva Green, Jeremy Irons, David Thewlis, Marton Csokas, Brendan Gleeson, Alexander Siddig, Ghassan Massoud, Edward Norton, Jon Finch, Michael Sheen dan Liam Neeson.
Film ini secara imajinatif dan fantasi bercerita tentang sosok Balian of Ibelin dari masa Perang Salib pada abad ke-12. Balian diceritakan sebagai seorang pandai besi dari desa di Perancis yang pergi ke kota Jerusalem untuk mencari pengampunan Tuhan, yang kemudian ikut berperan dalam perang melawan seorang Pemimpin besar Islam, Saladin dan pasukannya yang hendak merebut kota itu dari pihak Kristiani. Cerita film ini diangkat dari kisah kehidupan Balian of Ibelin.
Versi "The director's cut" dalam bentuk DVD ataupun VCD-nya lebih lama 30 %, dan merupakan karya yang dianggap lebih baik daripada yang tampil di bioskop dan nilai historis-nya sedikit lebih akurat, namun jauh melenceng dari sejarah Baldwin V, yang malah diceritakan dibunuh oleh ibunya sendiri, alih-alih pada kenyataannya meninggal muda karena penyakit. Profesor Hamid Dabashi dari Universitas Columbia adalah konsultan dari film ini.
Pengambilan gambar film sebagian besar dilakukan di Ouarzazate di Maroko, dimana Scott membuat film Gladiator dan Black Hawk Down. Replika kota tua Yerusalem dibuat di area gurun pasir. Pengambilan gambar juga dilakukan di Spanyol, di kastil Loarre, Segovia, Valsaín, Ávila, Palma del Río dan gedung Casa de Pilatos di Seville.
Kabarnya, pemerintah Maroko sampai menugaskan ratusan pasukannya untuk melindungi area lokasi sutting dan para kru film dari para ekstrimis Muslim yang pernah mengancam akan menyerang. Perlu diketahui, Ridley Scott telah menjadikan pasukan kavaleri Maroko menjadi para figuran untuk adegan peperangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar